Urutan Surat al-Qur’an

Halo “CN” yang baik. Ana mau tanya. Mengapa penulisan ayat al-Qur’an tidak diawali dengan turunnya ayat yang pertama (Iqra’’ dan di akhiri surat al-Maidah)?. Syukron katsiro.

Asy’ari

Lumajang – Jatim

081336832xxx

JAWABAN:

Al-Qur’an diturunkan ke tempat yang disebut Baitul ‘Izzah pada Lailatul Qodar dalam bentuk yang utuh seperti yang kita baca hari ini. Kemudian diturunkan kepada Rasulullah SAW secara bertahap selama 23 tahun sesuai dengan peristiwa yang melatarinya.

Adapun mengenai urutan penempatan surat, para ulama berbeda pendapat. Menurut pendapat mayoritas ulama, adalah hasil ijtihad para sahabat Nabi. Ini didasarkan pada kenyataan, bahwa tulisan himpunan al-Qur’an yang ada dibeberapa sahabat sebelum disatukan oleh Khalifah ‘Utsman RA, mempunyai urutan yang berbeda. Himpunan al-Qur’an yang ditulis oleh Ibnu Mas’ud misalnya, diawali dengan surat al-Fatihah, al-Baqarah, an-Nisaa’ lalu Ali ‘Imran. Sementara himpunan al-Qur’an yang berada ditangan ‘Ali bin Abi Thalib KW, dimulai dengan surat Iqra’, al-Muddatstsir, Qaf, al-Muzzammil, Tabbat lalu al-Takwir dan seterusnya sesuai dengan turunnya. Baru kemudian pada masa Khalifah ‘Utsman RA, urutan surat diseragamkan atas kesepakatan seluruh sahabat Nabi. Menurut pendapat lain, urutan al-Qur’an yang ada sekarang ini adalah sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW. Lihat, Manahilul ‘Irfan, juz l hal. 244-247.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Telegram
WhatsApp